
| Title | : | Cerita Rakyat dalam Perspektif Gender: Warisan Budaya Nusantara sebagai Filter Budaya Global |
| Author | : |
Dr. Novi Siti Kussuji Indrastuti, M.Hum. (1) |
| Date | : | 26 2017 |
| Keyword | : | cerita rakyat, gender,filter, dampak,globalisasi cerita rakyat, gender,filter, dampak,globalisasi |
| Abstract | : | Globalisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari. Merasuknya nilai-nilai budaya asing yang terbawa arus globalisasi ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia bisa berdampak kurang baik bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di dalamnya kaum perempuan.Cerita rakyat yang merupakah salah satu warisan budaya Nusantara, dalam era globalisasi sekarang ini masih tetap memiliki fungsi bagi pembacanya. Dalam cerita rakyat terkandung nasihat atau pesan moral yang dalam penyampaiannya cenderung tidak bersifat menggurui sehingga biasanya dapat berterima dengan baik di kalangan masyarakat pembacanya. Cerita rakyat dapat berperan sebagai sarana untuk memotivasi, menguatkan, mengingatkan, dan pemertahanan nilai-nilai positif dalam mengantisipasi dampak globalisasi. Cerita rakyat dapat berfungsi sebagai penjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Sikap jujur, sabar, suka bekerja keras, pantang menyerah, dan kesederhanaan perlu terus dipupuk, dipelihara, dan dipertahankan dalam menghadapi berbagai tantangan dan kompetisi dalam era globalisasi. Di satu pihak perempuan dalam era globalisasi perempuan memiliki peran dalam segala lini kehidupan, di lain pihak perempuan sebagai ibu memiliki tantangan tersendiri karena mereka tetap harus menjaga keseimbangan perannya dalam sektor publik dan domestik. Dalam hal ini, cerita rakyat bisa berfungsi sebagai salah satu upaya penguatan dan pengingat dalam upaya menyeimbangkan kedua sektor tersebut. Dalam era globalisasi semangat solidaritas, kerjasama, budaya gotong royong, dan pengutamaan kepentingan bersama semakin tergerus dan terkikis. Hal itu disebabkan semakin meningkatnya individualisme dan egoisme sebagai akibat persaingan dan kemajuan teknologi informasi. Oleh karena itu, di sini cerita rakyat dapat berperan untuk menyampaikan berbagai bentuk nilai-nilai moral yang dapat digunakan sebagai media penguatan solidaritas, gotong-royong, dan pengutamaan kepentingan bersama. Apabila dilihat dari aspek edukasi, cerita rakyat dapat dijadikan sebagai salah satu media pendidikan berbasis sastra dalam era globalisasi ini. Hal tersebut disebabkan dalam cerita rakyat terkandung nilai-nilai moral yang dapat ditanamkan dalam diri peserta didik sehingga dapat dijadikan sebagai penapis atau filter terhadap dampak negatif budaya global di masa yang akan datang. Dengan demikian, cerita rakyat sebagai salah satu warisan budaya Nusantara yang sangat berharga dapat berfungsi sepanjang masa. Dengan kata lain, cerita rakyat berguna bagi pembacanya sepanjang zaman, sepanjang usia kehidupan manusia di dunia ini. |
| Group of Knowledge | : | |
| Level | : | Nasional |
| Status | : |
Published
|
| No | Title | Action |
|---|---|---|
| 1 |
C-NOvi Siti-prosiding-Cerita rakyat dalam perpektif.pdf
Document Type : [PAK] Full Dokumen
|
View |