ACADSTAFF UGM

CREATION
Title : Kerjasama perusahaan daerah, perguruan tinggi, dan kader kesehatan dalam program aksi mengatasi masalah gizi masyarakat: studi kasus di Sleman DIY
Author :

Zahra Anggita Pratiwi (1) Prof. Dr. dr. Mubasysyir Hasan Basri, MA. (2) Dr.rer.nat. dr. Bernadette Josephine Istiti Kandarina (3)

Date : 3 2018
Keyword : kader gizi,kerjasama universitas-masyarakat,perusahaan lokal,pemerintah daerah,media sosial WhatsApp,stunting kader gizi,kerjasama universitas-masyarakat,perusahaan lokal,pemerintah daerah,media sosial WhatsApp,stunting
Abstract : Kapasitas upaya kesehatan masyarakat jauh tertinggal dalam penganggaran kesehatan dibandingkan upaya kesehatan perorangan. Meskipun upaya kesehatan masyarakat untuk bidang gizi dan kesehatan ibu dan anak sudah lama menjadi program dasar di puskesmas, dana operasional kegiatan gizi, termasuk untuk pengembangan kapasitas kader di tingkat komunitas, masih sangat terbatas. Makalah ini ingin memberikan sebuah contoh kerja sama antara perusahaan lokal, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam membangun kapasitas kesehatan masyarakat di tingkat komunitas. Kegiatan ini dilakukan melalui pilot program yang bekerja sama dengan dinas kesehatan, puskesmas, kader, dan universitas. Penelitian melibatkan sepuluh kader terlatih dengan sasaran delapan belas ibu yang memiliki anak stunting di Depok, Yogyakarta. Program berbasis masyarakat selama tiga bulan ini menekankan proses pembelajaran aktif melalui kelompok diskusi dua arah dan grup WhatsApp. Salah satu penentu keaktifan kader dan ibu dalam belajar berbasis media sosial adalah penggunaan berbagai gambar yang menunjukkan pola menu, cara memasak, perilaku penyajian, dan kegiatan kolektif, di mana semua gambar tersebut berasal dari mereka sendiri. Paket program untuk ibu adalah home based counseling, weekly feeding practices, dan pemberian paket bahan makanan. Hasil program ini menunjukkan bahwa pendekatan locally produced material untuk pembelajaran kader sangat tepat karena untuk menambah keyakinan dalam kemandirian belajar. Cara ini memberikan kesempatan semua kader berpartisipasi dan menunjukkan kontribusi mereka dalam community learning. Aplikasi media sosial WhatsApp mendorong interaksi dinamis antarpihak universitas, kader, dan ibu. Ibu secara aktif mengirimkan foto makanan olahan mereka. Studi kasus ini menunjukkan bahwa program aksi pengatasan masalah gizi di masyarakat dapat berhasil karena ada sinergi kerja sama antara pihak penyandang dana dari perusahaan daerah dan tenaga profesional dari perguruan tinggi yang bisa mengelola program pendidikan gizi berbasis komunitas dan memanfaatkan media sosial yang juga sudah menjadi alat komunikasi populer di masyarakat.
Group of Knowledge :
Level : Nasional
Status :
Published
Document
No Title Document Type Action
1 Prosiding Kerjasama perusahaan daerah, perguruan tinggi, dan kader kesehatan dalam program aksi mengatasi masalah gizi masyarakat.pdf
Document Type : [PAK] Full Dokumen
[PAK] Full Dokumen View