
| Title | : | Kontribusi agen dan faktor penyebab kejadian luar biasa keracunan pangan di Indonesia: kajian sistematis |
| Author | : |
dr. Risalia Reni Arisanti, M.P.H. (1) dr. Citra Indriani, MPH. (2) Prof. dr. Siswanto Agus Wilopo, SU, M.Sc, Sc.D (3) |
| Date | : | 0 2018 |
| Keyword | : | kajian sistematik; KLB; keracunanpangan; Indonesia kajian sistematik; KLB; keracunanpangan; Indonesia |
| Abstract | : | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuibeban permasalahan akibat kejadian luar biasa(KLB) keracunan pangan di Indonesia sejak tahun2000-2015.?Metode:Kajian sistematis dilakukanpada data yang berbasis eletronik dan non elek-tronik dari laporan investigasi yang dipublikasikandan yang tidak dipublikasikan (?grey literature?) tahun2000–2015. Basis data elektronik dari mesin pencarionline seperti Google scholar,?Open access,perpus-takaan dan?repository onlinedari universitas yangada di Indonesia. Basis data non elektronik dida- patkan dari dokumen laporan investigasi yangtersimpan di unit-unit yang tidak dipublikasikanyang berasal dari 3 universitas (UGM, UI danUNAIR), Kementrian Kesehatan dan BPOM. Terdapatdua orang?revieweryang akan menyaring dan meng-ekstrak data yang berhubungan dengan KLB kera-cunan pangan.?Hasil:Pada kurun waktu 2000-2015terjadi 1.176 KLB keracunan pangan dengan wilayahtertinggi terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Baratdengan 163 kejadian. Laporan kasus sebanyak61.119 kasus keracunan pangan (AR: 8,5%) dan 291kematian (CFR 0,4%). Perempuan lebih berisikomengalami keracunan pangan dengan proporsi54,6%. Makan rutin (36,6%) dan hajatan (29,7%)merupakan jenis kegiatan yang paling berisikodengan area kasus tertinggi di rumah tinggal (48,9%)dan sekolah (13,7%). Masakan rumah tangga (46,9%) dan makanan jasa boga (18,9%) sebagai jenis pangan penyebab tertinggi dengan agen penyebab palingsering adalah bakteri patogen (74,9%) dengan E.colisebagai penyebab utama (20%). Faktor yang palingberkontribusi adalah pengolahan makanan yangtidak baik dan penyimpanan yang tidak sesuai.Simpulan:Populasi paling berisiko adalah perem-puan, agen penyebab tertinggi adalah bakteri pato-gen dan faktor yang paling berkontribusi adalah ketahanan dan pertumbuhan patogen. Diperlukanpengawasan dan pengelolaan pangan dengan mem-perhatikan higiene dan sanitasi sesuai standarkeamanan pangan yang telah ditetapkan. |
| Group of Knowledge | : | Kesehatan Masyarakat |
| Original Language | : | Bahasa Indonesia |
| Level | : | Nasional |
| Status | : |
Published
|
| No | Title | Action |
|---|---|---|
| 1 |
garuda688811.pdf
Document Type : [PAK] Full Dokumen
|
View |
| 2 |
sertifikat BKM.pdf
Document Type : Dokumen Pendukung Karya Ilmiah (Hibah, Publikasi, Penelitian, Pengabdian)
|
View |
| 3 |
Contribution of agents and factors causing foodborne outbreak in Indonesia_ a systematic review (2).pdf
Document Type : [PAK] Cek Similarity
|
View |