
| Title | : | Pembuatan Kultivator Bumkal Gerbosari Samigaluh Kulonprogo |
| Author | : |
Dr. Ir. Suryo Darmo, M.T. (1) Harjono, S.T., M.T. (2) Ir. Felixtianus. Eko Wismo Winarto, M.Sc., Ph.D. (3) |
| Date | : | 19 2022 |
| Abstract | : | Desa Gerbosari merupakan sebuah desa yang terletak pada dataran tinggi Pegunungan Menoreh, memiliki suhu udara rata-rata 23-34°C, dan termasuk dalam wilayah administratrif Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis Desa Gerbosari memiliki luas wilayah 1.315,21 Ha atau sekitar 15?ri luas wilayah Kecamatan Samigaluh dengan ketinggian rata-rata antara 100 hingga 975 mdpl. Desa yang berjarak sekitar 42 km dari Ibukota Kabupaten dan 30 km dari kampus Universitas Gadjah Mada ini berpenduduk sekitar 3.300 jiwa dengan berbagai latar belakang pendidikan serta profesi. Penduduk Desa Gerbosari sebagian besar bermata pencaharian pada sektor petanian dan peternakan serta hampir seluruh kepala keluarga di Desa gerbosari memiliki lahan pertanian dengan luasan hingga 50 hektar. Desa Gerbosari memiliki Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKAL) yang diberi nama Binangun Sejahtera dengan nomer register 34.01.11.2005.027. Bumkal dibentuk dalam rangka penguatan ekonomi desa sebagai strategi dan kebijakan Pemerintah Daerah dalam pengembangan kawasan perdesaan di Kulonprogo khususnya di desa Gerbosari. Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kulon Progo menggelar gerakan percepatan tanam padi untuk mendukung program Upaya Khusus Padi, Jagung, dan Kedelai (Upsus Pajale). Selain itu BUMKAL Gerbosari sedang aktif mengembangkan Agrowisata Krisan maupun lainnya seperti empon-empon dengan memanfaatkan lahan kering. Pengolahan tanah kering memerlukan alat pengolah tanah kering secara mekanis berupa kultivator. Kultivator adalah alat dan mesin pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah sekunder. Kultivator bekerja dengan menggunakan gigi yang sedikit menancap ke dalam tanah sambil ditarik dengan sumber tenaga penggerak. Kondisi lahan tanah kering yang berada di daerah lereng bukit memerlukan kultivator ukuran kecil. Penggunaan kultivator ini diharapkan dapat menarik minat penduduk khususnya kaum muda (mileneal) dalam penggarapan tanah kering yang belum dimanfaatkan secara baik. Penerapan teknologi ini tentunya akan dibarengi dengan pengembangan lain seperti penggunaan bibit unggul, penerapan bio komposer, penggunaan pupuk hayati, pengendalian hama dan penyakit tanam secara terpadu dengan pestisida alami, bertujuan untuk meningkatkan jumlah panenan sehingga tingkat perekonomian masyarakat juga terdongkrak. |
| Group of Knowledge | : | |
| Original Language | : | |
| Level | : | Nasional |
| Status | : |
| No | Title | Action |
|---|---|---|
| 1 |
Proposal pengabdian 2022 kultivator - Suryo Darmo-Revisi sudah tanda tangan DEKAN.pdf
Document Type : Dokumen Pendukung Karya Ilmiah (Hibah, Publikasi, Penelitian, Pengabdian)
|
View |
| 2 |
LAPORAN AKHIR PENGABDIAN MASYARAKAT NOVEMBER 2022 ttd DEKAN.pdf
Document Type : Full Dokumen
|
View |
| 3 |
SK-Pengabdian-2022.pdf
Document Type : Surat Tugas / SK
|
View |