ACADSTAFF UGM

CREATION
Title : Penerapan program InterVA-4 untuk mendukung surveilans sebab kematian di Kabupaten Sleman
Author :

Dr. Drs. Abdul Wahab, MPH. (1) dr. Citra Indriani, MPH. (2) dr. M. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D. (3)

Date : 2016
Keyword :
Abstract : Latar Belakang Data penyebab kematian yang penting untuk melihat status kesehatan di Indonesia tidak dikumpulkan melalui sistem statistik vital nasional. Sebagai pengembangan Health and Demography Surveillance System (HDSS) Kabupaten Sleman dilakukan penelitian data dan sebab kematian menggunakan otopsi verbal terstandar. Metode Penelitian menggunakan studi observasional dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian adalah anggota rumah tangga sampel kegiatan HDSS Sleman yang meninggal pada tahun 2014. Pemilihan sampel HDSS dengan metode PPES. Berdasarkan data dasar HDSS Sleman, jumlah kematian pada 2014 sebanyak 130 orang. Responden merupakan orang yang paling dekat dan mengetahui kondisi subyek saat menjelang kematian. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner otopsi verbal W Hasil Penelitian dilaksanakan di wilayah HDSS Sleman tersebar di 7 desa dengan 87% tinggal di perkotaan. Berdasarkan kategori usia, dominasi kematian di atas usia 65 tahun sebanyak 60,5% dan masih ada kematian anak sebanyak 4%. Kematian pada perempuan lebih tinggi (55%) dan sebagian besar responden meninggal di rumah (54%). Kondisi sebelum meninggal 81,5% responden mendapatkan pengobatan yang menunjukkan bahwa Sleman tidak bermasalah terhadap akses ke fasilitas kesehatan. Terkait sistem administrasi, 69% subyek tidak memiliki sertifikat kematian. Rata-rata kepemilikan sertifikat kematian sebagai syarat pengurusan pensiun, asuransi kesehatan dan urusan hukum lain. Sebab kematian pada usia dewasa berdasarkan analisa manual dokter menunjukkan dominasi penyakit tidak menular (PTM) sebanyak 62% utamanya kardiovaskuler (25%) diikuti dengan infeksi (12%) dan masih didapatkan 1 kematian ibu dengan perdarahan obstetrik Hasil yang sama juga ditunjukkan analisa dengan program interVA-4 tetapi prosentase kasus berbeda yakni untuk PTM sebanyak 59% dan infeksi 14%. Kematian pada usia anak disebabkan kecelakaan lalu lintas (40%). Kesimpulan Sebab kematian di wilayah HDSS Sleman mendukung data Riskesdas 2013 yang menyatakan DIY masuk 5 propinsi dengan kejadian PTM tertinggi. Hasil ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah Sleman dan pihak terkait untuk menyusun kebijakan yang sesuai.
Group of Knowledge : Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan)
Level : Nasional
Status :
Published
Document
No Title Document Type Action