| Abstract |
: |
Beras warna atau pigmented rice memiliki kandungan gizi, antioksidan, dan serat yang lebih tinggi dibandingkan beras putih. Selain itu beras warna pun memiliki nilai indeks glikemik lebih rendah. Sehingga beras warna memiliki potensi sebagai pangan fungsional yang baik bagi kesehatan. Indonesia memiliki banyak sumber daya genetik atau keragaman padi lokal warna, salah satunya yang dimiliki oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yaitu Cempo Ireng (beras hitam) dan Cempo Merah (beras merah). Namun, area penanaman beras warna masih sangat rendah dikarenakan varietas-varietas lokal ini memiliki beberapa kekurangan. Padi lokal warna diketahui memiliki postur tanaman yang tinggi, umur panjang, produktivitas rendah, serta rentan terhadap OPT utama. Oleh karena itu, untuk meningkatkan area penanaman dan ketertarikan petani terhadap beras warna ini perlu dilakukan perbaikan sifat-sifat yang kurang baik melaui program pemuliaan tanaman. Program pemuliaan padi konvensional membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang mahal sehingga diperlukan suatu metode untuk mempersingkat proses pemuliaan. Metode double haploid (DH) melalui kultur anther tanaman hasil mutasi dapat mempersingkat waktu program pemuliaan minimal tiga tahun dibandingkan pemuliaan konvensional.
Penelitian ini menggunakan dua varietas padi lokal warna, yaitu Cempo Ireng dan Cempo Merah. Benih padi akan diradiasi oleh sinar gamma dengan enam perlakuan (0, 100, 200, 300, 400, 500 Gray). Metode penelitian akan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu pengujian daya kecambah dan vigor tanaman, kultur anther, dan pengaruh sinar gamma terhadap keragaan tanaman. Benih yang telah diradiasi akan dibagi menjadi 3 lot benih. Benih lot pertama akan diuji daya kecambah dan vigor benih. Benih lot kedua akan ditanam di green house yang kemudian akan digunakan sebagai tanaman donor untuk kultur anther. Sedangkan benih lot ketiga akan digunakan untuk melihat pengaruh sinar gamma terhadap keragaan tanaman. Sumber anther yang akan digunakan berasal dari malai tanaman mutan yang telah memasuki fase bunting. Kemudian malai yang telah diambil akan dilakukan perlakuan cold pre-treatment selama 8 hari. Setelah itu, anther akan diinokulasi pada media induksi kalus dan dilanjutkan pada media regenerasi tanaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas-varietas unggul baru padi warna dengan menggunakan teknik DH melalui kultur anther tanaman mutan. Adapun tujuan jangka pendek penelitian ini ialah menetukan lethal dose 50 (LD50) pada padi varietas Cempo Merah dan Cempo Ireng yang akan menjadi acuan dosis optimal dalam meningkatkan frekuensi mutasi, inokulasi anther hingga menghasilkan kalus, dan untuk melihat pengaruh sinar gamma terhadap karakter kualitatif dan kuantitatif pada generasi pertama tanaman mutan.
|