ACADSTAFF UGM

CREATION
Title : SURVEY KEBUTUHAN KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI YOGYAKARTA
Author :

Lastdes Cristiany Friday Sihombing, S.Gz., MPH. (1) Dr. Drs. Abdul Wahab, MPH. (2)

Date : 2015
Keyword : kawasan tanpa rokok (KTR),regulasi KTR,Kebutuhan Regulasi Yogyakarta kawasan tanpa rokok (KTR),regulasi KTR,Kebutuhan Regulasi Yogyakarta
Abstract : Latar belakang : Sebagai negara konsumen rokok ketiga di dunia, Indonesia mulai mengalami transisi epidemi penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular (PTM). Pada tahun 2010, PTM telah berkontribusi terhadap 63% kematian global di Indonesia (WHO, 2011). Tingginya perokok di Indonesia berimplikasi pada tingginya paparan asap rokok pada perokok pasif. Restoran, rumah dan transportasi publik merupakan tempat-tempat di mana perokok pasif sangat mungkin terpapar asap rokok (Kementerian Kesehatan RI, 2012). Peraturan Gubernur DIY No. 42 Tahun 2009 merupakan kebijakan yang mengatur tentang Kawasan Dilarang Merokok. Survei kebutuhan KTR ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat Yogyakarta terhadap pengaturan Kawasan Tanpa Rokok. Metode : Penelitian ini merupakan rapid survey dengan rancangan cross sectional, dilakukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakartya, selama 2 bulan, yaitu 25 Agustus hingga 25 Oktober 2015. Sampel dipilih dengan cara stratified cluster random sampling untuk penentuan desa yang diambil sebagai sampel. Besar sampel adalah 350 dibagi menjadi 70 responden per kabupaten/kota. Analisis data menggunakan STATA versi 13 dengan uji statistik chi-square. Hasil : Proporsi responden yang merokok adalah 25%, 65% dari responden yang merokok melakukan aktivitas merokoknya di dalam rumah. Lebih dari 80% responden memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi tentang bahaya rokok dan sebagian besar dari mereka menyatakan membutuhkan pengaturan KTR di seluruh domain di wilayahnya. Namun walaupun ada aturan KTR yang tertuang di Pergub No 42/2009 dan Perda DIY No 5/2007. Kesimpulan : Masyarakat membutuhkan pengaturan KTR dengan fasilitas tambahan berupa Warning sign, Peraturan khusus dan Poster. Kebutuhan KTR yang tertinggi ada di domain Fasilitas kesehatan, sekolah, tempat bermain anak, dan tempat ibadah. Sementara domain yang paling rendah adalah Kafe dan Restoran.
Group of Knowledge :
Level : Nasional
Status :
Published
Document
No Title Document Type Action